Photoshop Editing

Photoshop sebagai tool grafis, memiliki kemampuan untuk proses editing yang dapat dilakukan dengan teknik yang berbeda dan tergantung pada kebutuhan dan suka hati si pengguna, konsep editing inipun tidak jauh beda dengan konsep editing manual. Dalam proses editing dapat dibagi dalam beberapa teknik, diantaranya:

  • koreksi terang –kontras
  • koreksi komposisi warna
  • tursir
  • efek
  • pemotongan (cropping)
  • blending (penggabungan).

Berikut penjelasan teknik-teknik tersebut:

Koreksi terang-kontras.
Koreksi ini dilakukan akibat kurang idealnya kualitas yang berkenaan dengan pencahayaan pada saat take terlalu gelap atau terlalu terang. Photoshop mennyediakan berbagai fitur terang kontras dengan pengoprasian yang sangat mudah, sejak versi 8 atau CS, Photoshop memiliki fitur shadow –highlight yang memiliki kedetailan yang sangat tinggi dalam mengkoreksi kualitas pencahayaan disbanding dengan fitur-fitur standarnya seperti Level, Curve, Brightnes-Contras dll.

Koreksi Komposisi Warna
Sering kali kita tidak puas dengan kualitas warna hasil take atau pada hasil cetakan akibat tidak idealnya komposisi warna. Terkadang ini juga akibat dari pengaruh kamera yang menghasilkan dominasi warna tertentu, untuk itulah komposisi warna dari foto tersebut harus dikoreksi (mengurangi/menambah) intensitas warna dari foto tersebut. Photoshop menyediakan berbagai macam fitur untuk mengkoreksi warna foto, seprti Color Balance, Hue Saturation, Vibrant, Photo Filter dll.

Tursir
Hasil cetakan yang tidak terawat dengan baik akan cepat sekali rusak, baik berupa lecet ataupun karena lembab. Untuk mengembalikan kondisi foto tersebut kita perlu melakukan tursir, dimana foto tersebut kita scan agar menjadi format digital, dan barulah ditursir menggunakan aplikasi Photoshop. Photosop juga menyediakan banyak sekali tool untuk tursir photo seperti, Stamp Tool, Patch Tool dll.

Efek
Banyak hal yang tidak dapat dijangkau oleh kamera, seperti pemberian efek tertentu pada foto. Untuk menambah efek Photoshop menyediakan berbagai jenis filter yang mampu membuat efek tertentu seperti efek lukisan, batu dll.

Crofing/pemotongan
Untuk membuat foto jadi lebih artistik diperlukan croffing dengan membuang objek yang tidak perlu atau dianggap mengganggu. Croffing juga bertujuan untuk menggabungkan beberapa foto menjadi satu kesatuan yang utuh.

Penggabungan.
Untuk menciptakan kreasi yang unik kadang kita memerlukan penggabungan beberapa foto, untuk menampilkan percampuran warna antara beberapa foto yang tidak dapat dijangkau oleh proses crofing kita memerlukan blending. Blending ini bertujuan untuk mempelihatkan kesan warna layer yang berada dibawahnya. Photoshop menyediakan banyak sekali pilihan blending dari normal sampai luminosity.

sumber : grafis

Leave a Reply

*

Packaged by Edublogs - education blogs.
Twitter widget by Rimon Habib - BuddyPress Expert Developer